Kamis, 30 April 2015

Kiat Meningkatkan Kecerdasan Bahasa anak

Meningkatkan Kecerdasan Bahasa Pada Anak



Sebagai orang tua kita tentu ingin mempunyai anak yang memiliki kecerdasan bahasa. Dan tentunya kita yakin bahwa bahasa itu bisa dibentuk sebagaimana yang diakui oleh Gardner Howard.

Howard menjelaskan bahwa potensi kecerdasan pada anak dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, kecerdasan yang dimiliki seorang anak pada masa-masa awal pertumbuhannya sampai usia sekolah tidak bisa dibiarkan sendiri untuk berkembang. Potensi tersebut masih harus dibantu orang-orang terdekatnya yaitu orang tua dan sekolah.
Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan orang tua untuk meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak, antara lain :
1.   Orang tua harus memberikan stimulus untuk mempengaruhi kemampuan otak si anak yang pada akhirnya akan bermuara pada keterampilan anak dalam mengolah kata-kata dan berbicara. Biasanya kelemahan berbahasa anak baru ketahuan ketika anak menginjak usia 5 atau 6 tahun saat memasuki bangku sekolah. Sebab saat itu anak dituntut untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan kawan-kawannya.
2.   Mengajari anak mencintai buku. Caranya, mengajak ke perpustakaan, toko buku, pameran dan sebagainya. Kemudian mendorong anak untuk membeli buku sendiri yang disukainya, lakukan diskusi kecil tentang buku yang dibelinya. Dengan cara ini, selain kosakata bertambah, lewat buku kemampuian kognitif anak juga terasah.
3. Meminta anak menceritakan pengalamannya di sekolah. Selain bercerita secara langsung juga mengemukakannya dalam catatan hariannya.
4.   Minta anak membuat puisi, cerita pendek, dan lain-lain.
5.   Bila anak terlihat berbakat, orang tua tidak boleh ragu memasukkannya ke kegiatan yang sesuai bakatnya seperti kelompok drama, ikut komunitas dongeng, belajar menulis, dan lain-lain.
Adapun kiat sekolah untuk meningkatkan kecerdasan bahasa murid, antara lain :
  1. Mengaitkan pelajaran Bahasa Indonesia dengan semua pelajaran yang ada. Caranya setiap pelajaran harus memperhatikan aspek tata bahasa, membaca, menulis, bicara, dan mendengar yang diberikan secara menyenangkan.
  2. Menggunakan pendekatan sastra dalam mempelajari pelajaran sejarah. Dengan cara ini, anak akan mendapatkan rasa atau suasananya sehinnga lebih cepat menerima materi yang diberikan.
  3. Kemampuan berbahasa murid juga bisa diasah lewat kegiatan bermain drama. Aktivitas drama yang kerap digelar dimaksudkan untuk menggabungkan pelajaran bahasa dan seni.
  4. Membuat kurikulum berbahasa. Kurikulum ini membahas tentang aktivitas, tujuan, dan cara penyajiannya sehingga kita dapat mengenali potensi akal pada anak, perkembangan indera pada anak dan cara menstimulasi serta pengoptimalannya dalam menyerap kejadian di sekitarnhya, serta mengasah kecepatan mengindera dari kejadian yang akan disimpan di dalam otak.
Beberapa kiat di atas merupakan cara atau upaya kita agar bisa meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak. Karena peran bahasa itu begitu penting, harus ada upaya dari kita dalam membangun kemampuan bahasa pada anak sebagai pondasi awal dibangunnya kecerdasan anak. Dan yang paling berperan dalam hal ini adalah orang-orang terdekatnya yaitu orang tua dan guru.
(sumber: Tarbiyah oleh Ernawaty; Majalah Hidayatullah; Edisi 07/XXII/Nopember 2009)

Sabtu, 25 April 2015

Percikan


Ketenangan Hidup


Orang bagaimana bisa hidup senang dan tenang kalau tidak bisa menerima keadaan? Berdamai dengan diri sendiri. Masalah menjadi besar dan kecil tergantung bagaimana pikiran kita meletakkan masalah itu sendiri di kepala kita. Jadi bukan terletak pada masalahnya.

Mugkin kita begitu sangat keras kepala, hobi marah dengan melemparkan apa saja dan kita menikmatinya dengan melampiaskan kekesalan dan amarah tidak bermutu. Mungkin kita malu jika mengingat itu semua dan rasanya hampir tidak percaya mengapa kita bisa punya sifat yang sangat merendahkan diri kita sendiri.

Kita buka lembaran baru yang tetap dengan masalah baru dan jejeran persoalan-persoalan baru. Tapi kita sudah berbeda dalam sudut pandangnya. Jadi kita sudah punya rumus untuk menyelesaikannya. Rumusan baru itu sudah teruji kebenarannya. Dan ternyata sangat sederhana. Yaitu MASALAH + MEMAAFKAN = BENAR.

Dan sekarang silahkan menerapkan dan kita uji apakah rumusan itu mempunyai hasil yang berfakta akurat dan terbukti mampu mendapatkan nilai yang memuaskan.

Beautiful morning for all
Keep smile and everyday is miracle

(Sumber: facebook/ksatria bermuda)

Minggu, 19 April 2015

PERCIKAN....

Ketika.....

 
“Ketika manusia disibukkan dengan berbagai aktifitas, masalah dan urusan selama 24 jam tanpa henti, mereka akan tergiring oleh arus kepenatan kepada riak-riak frustasi... Di sini manusia akan merasa haus pada ketenangan, kedamaian, dan ketentraman. Lalu mereka akan mencoba berbagai hal untuk menghilangkan resah-resah hidup: hura-hura, kebebasan, dosa dan maksiat... Maka, hanya al Qur'anlah yang mampu memberikan kesegaran dan semangat baru bagi manusia untuk senantiasa berjalan di dalam kedamaian Islam...”
(Sumber: http://aljashammar.tumblr.com)

Percikan....

CINTA

 
 
“Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnya lah yang. berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji. - Hamka”

Senin, 13 April 2015

Manajemen Qolbu



Menjadi Manusia Terpercaya

Tiada kehormatan dan kemuliaan kecuali yangdatang dari Allah Dzat Pemilik alam semesta. Ia mengangkat derajat siapa saja yang dikehendaki-Nya dan menghinakan siapapun yang dikehendaki-Nya. Sahabat, apapun yang kita hadapi seeharusnya bisa menambah ilmu, wawasan, dan kematangan serta kearifan kita. Maka, kapan saja kita mati, warisan terbesar yang harus kita tinggalkan adalah kehormatan pribadi bukan harfa kekayaan semata.


Satu hal yang harus kita bangun adalah kepercayaan dari orang lain. Nabi Muhammad SAW, berhasil menuai sukses dalam sisi apa pun, setelah beliau berhasil membangun kepercayaan orang lain. Memang masyarakat, keluarga akan berkomitmen kepada kita, kalau kita memiliki kredibilitas. Ada beberapa rumus sederhana yang dapat kita aplikasikan dalam hidup agar bisa menjadi orang kredibel, dipercaya dan disegani. Kita harus memilki kejujuran yang terbukti dan teruji. Tanpa kejujuran, kita tidak akan bernilai di hadapan orang lain. Di samping itu, kita harus menjadi orangyang cakap dan memuaskan.

Berikut ini kiat praktis yang dapat dilakukan agar dapat menjadi seorang yang terpercaya:

Pertama, jangan pernah berbohong dalam hal apapun,

Kedua, jaga lisan. Jangan pernah menambah-nambah, mendramatisasi, berita dan informasi. Atau sebaliknya, meniadakan apa yang harus disampaikan. Sampaikan berita atau informasi yang semestinya.

Ketiga, jangan sok tahu atau sok pintar. Jangan menjawab setiap pertanyaan bila tidak memahami ilmunya.

Keempat, pandai-pandailah menjaga amanat. Jangan pernah membocorkan rahasia atau amanat, terlebih lagi mebeberkan aib orang lain. Jangan sekali-kali melakukannya.

Kelima, tepati janji. Jangan pernah mengingkari janji dan jangan mudah mengobral janji.

(Sumber: Majalah Al Falah edisi 196/Juli 2004)

Jumat, 10 April 2015

Mutiara Hati

Sentuhan Keberkahan


Daya cipta material adalah kekuatan. Pengorbanan adalah kekuatan. Tapi apa yang dilakukan seorang pahlawan mu’min jika harta dan sarana yang diciptakannya, dan ingin dikorbankannya di jalan cita-citanya, ternyata tidak sampai memenuhi seluruh keperluannya?
Itu adalah sisi kepahlawanan yang lain. Apa yang teruji dalam situasi itu adalah seberapa percaya ia kepada dirinya sendiri, kepada cita-citanya, kepada Allah, di tengah semua keterbatasan itu, seberapa ‘nekad’ ia melawan tekanan keterbatasan itu, seberapa cerdas ia mensiasati keterbatasan itu, seberapa cekap ia dalam keseluruhan hidupnya.
Melahirkan sebuah karya kepahlawanan di tengah keterbatasan itu adalah kepahlawanan yang lain. Tapi ini memaksa kita mencari penafsiran, yang lebih utuh, tentang semua faktor yang mempengaruhi proses penciptaan karya kepahlawanan tersebut. Pertanyaannya adalah, jika kecukupan sarana dan harta terhadap keperluan penciptaan karya kepahlawanan tidak seimbang, maka faktor apakah yang menjelaskan lahirnya karya tersebut?
Berkah. Inilah rahsianya. Semua arti berkah bertemu pada makna pertumbuhan dan pertambahan. Berkah terjadi pada waktu, ilmu dan harta. Intinya: produktiviti yang tercipta dari waktu, ilmu dan harta melampaui nilai nominalnya. Berkah terjadi pada sesuatu yang sedikit namun menghasilkan  yang banyak.
Inilah yang terjadi pada Talut ketika melawan Jalut. Ini yang terjadi pada Rasulullah s.a.w. di hampir semua pertempurannya. Ini yang terjadi pada Umar ibn Khattab r.a. saat meruntuhkan Parsi dan merebut banyak wilayah Romawi. Inilah yang terjadi ketika Salahuddin al-Ayubi merebut kembali Palestina dari tangan pasukan salib. Inilah yang terjadi pada Muzaffar Quthuz ketika merontokkan serangan pasukan Tartar dalam pertempuran Ain Jalut.
Tapi dari manakah datangnya berkah? Berkah adalah kurnia Ilahiyah – yang biasanya – diberikan pada puncak spiritualiti seorang pahlawan mu’min; pada puncak keikhlasannya, kejujurannya, keberaniannya, tawakkalnya, kesungguhannya; pada puncak di mana ia melakukan segalanya secara habis-habisan.
Sebab kita, kata Umar dalam sebuah suratnya kepada Amru ibn Ash di Mesir, tidak akan pernah sanggup mengalahkan orang-orang kafir dengan kecukupan sarana dan banyaknya jumlah tentera kita. Kita hanya dapat mengalahkan mereka kerana kita beriman dan mereka kafir, kerana kita bertaqwa sementara mereka bermaksiat. Berkah adalah rahsia para pahlawan mu’min; rahsia yang menjelaskan hukum tentang yang sedikit namun menghasilkan banyak; rahsia tentang kerja aqidah dan ketuntasan iman yang terpasak ke dalam jiwa lantas diterjemah ke luar dunia realiti kita.
(Sumber: nurjeehan.wordpress.com)

Rabu, 08 April 2015

Tanamkan Dalam Diri Remaja Untuk Menjadi Dirinya Sendiri Sejak Dini

Vemale.com - Kawan masih ingatkan Anda saat mengalami masa remaja? Ya, tentu saja setiap orang pasti mengalami fase remaja. Dimana hal tersebut merupakan tahap perubahan luar dan dalam seseorang, dari anak-anak menuju dewasa. Biasanya, secara psikologis orang tersebut akan menghadapi beberapa situasi yang sulit di lingkungan pertemanannya seperti peer pressure.
Ajeng Raviando sebagai Psikolog menjelaskan bahwa peer pressure adalah tekanan yang terjadi pada teman sebaya. Seringkali remaja lebih memikirkan apa kata teman dibandingkan orang tuanya. Melihat kondisi ini sebenarnya memiliki arti dua sisi, yaitu negatif dan positif. Namun banyak orang yang mengkonotasikannya buruk.
"Peer pressure itu tekanan dari teman sebaya. Negatifnya dia bisa melakukan sesuatu yang nggak sesuai kemauan biar diterima di lingkungannya," tutur Ajeng saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan Kamis 5 Februari 2015.
Sedangkan positifnya, lanjut Ajeng, anak bisa mengikuti teman-temannya ketika mereka tergabung dalam kegiatan yang positif. Seperti ekstrakulikuler di sekolah.
Hal terpenting yang harus ditanamkan dalam diri anak adalah menjadi diri sendiri. Karena pada dasarnya, tekanan dalam lingkungan pertemanan didorong juga dari tekanan diri sendiri.
"Always be your self. Kadang kita menekan diri sendiri, kamu sendiri yang membuat itu. Kuncinya kita tidak perlu sensitif dengan kata-kata orang lain. Sebenarnya diri ini punya image sendiri sehingga punya penilaian masing-masing," tutup Ajeng dengan jelas.
Kawan, sebagai orang tua yang bijak terus tanamkan kedalam diri anak Anda untuk menjadi dirinya sendiri bukan orang lain.

Minggu, 05 April 2015

Pondok Hati

Kemuliaan Menjaga Pandangan

Kedudukan wanita dalamIslam cukup mulia, bahkan terdapat hadits yang mengatakan bahwa sebaik baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.

 Wanita bisa menjadi fitnah yang besar, sesuai dengan hadits berikut: "Tidak pernah aku tinggalkan fitnah yang lebih berbahaya terhadap kaum pria daripada fitnah para wanita." (HR Al Bukhari dan Muslim)
Mengapa wanita bisa menjadi fitnah bagi kaum Adam?
"Wanita adalah aurat, jika ia keluar maka syaitan memandangnya" (HR At-Thirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).
Sahabat, syaitan memang tak henti-hentinya menggoda manusia untuk terjerumus dalam kesesatan dan menjauhi perintah Allah. Bahkan hanya dengan memandang pakaian wanita pun hal tersebut bisa menjadi salah satu cara syaitan untuk menjerumuskan manusia menuju maksiat.Maka, menjaga pandangan inilah yang bisa menjadi salah satu untuk menghindari fitnah ini, sesuai dengan firman Alllah :
Ibnu Qoyyim berkata, "Kebanyakan maksiat itu masuk kepada seorang hamba melalui empat pintu, yang keempat pintu tersebut adalah kilasan pandangan, betikan di benak hati, ucapan dan tindakan"
Tidak hanya laki-laki, wanitapun diperintahkan oleh Allah untuk menjaga pandangan, sesuai dengan firman Allah yang artinya: "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangan dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandangan dan kemaluannya" (QS. An Nuur:30-31).

Bicara tentang menjaga pandangan, bukan berarti kita menjaganya untuk dilihat orang. Hal ini kembali kepada niat kita untuk ikhlas atau mengharap ridha Allah. Dalam beramal memang hal ini menjadi salah satu kunci diterimanya suatu amalan.Jadi niatkanlah kita melakukan amalan ini untuk mendapatkan cinta-Nya, serta terhindar dari fitnah wanita karena fitnah wanita dapat membuat masalah yang akan berdampak pada dirinya dan orang lain. 
Berdasarkan tulisan diatas kita tahu betapa sulitnya menjaga pandangan di zaman ini, maka dari itu Allah pun memerintahkan manusia untuk bertaubat agar mendapatkan ampunan-Nya setelah kitaberikhtiar untuk menjaga pandangan. 
Diantara beberapa hikmah dari menjaga pandangan adalah Surga Allah. Abu Umamah berkata, "Saya medengar Rasulullah SAW bersabda: "Berilah jaminan padaku enam perkara,maka aku jamin bagi kalian surga. Jika salah seorang kalian berkata maka janganlah berdusta dan berkhianat, dan jika dia berjanji janganlah menyelisihi, dan tunduklah pandangan kalian, cegahlah tangan-tangan kalian (dari menyakitiorang lain), dan jagalah kemaluan kalian." (HR. Ath-Thabrani dan Ibnu 'Adi dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani).

 


Manfaat Daun Seledri

CUCI GINJAL CUKUP DENGAN DAUN SELEDRI

Khasiat.net – Ginjal manusia yang setiap hari dipakai untuk menyaring racun dan berbagai kotoran lainnya lama kelamaan akan berkurang fungsinya dan bahkan bisa mengalami kerusakan.
Untuk itu diperlukan perawatan yang berkala baik menggunakan metode kedokteran modern atau dengan cara tradisional misalnya menggunakan manfaat daun seledri untuk ginjal. Jika anda belum tau apa saja khasiat daun seledri tersebut, itu saatnya anda membaca artikel ini sampai habis.
Manfaat daun seledri salah satunya adalah sebagai pembersih organ ginjal kita, seperti yang kita ketahui bahwa ginjal bekerja setiap hari tanpa henti untuk menyaring segala kotoran, racun, dan zat-zat yang tidak terpakai untuk selanjutnya dibuang saat kita buang air kecil.
CARANYA:
Cara membersihkan ginjal dengan khasiat daun seledri juga cukup mudah, siapkan dulu satu ikat daun seledri segar yang sudah dicuci bersih, Kemudian potong menjadi bagian kecil-kecil. Selanjutnya rebus daun selederi yang sudah dipotong tadi dengan 1 panci berisi air (+/-2liter). Perebusan membutuhkan waktu 10 menit. Kemudian saring dan dinginkan. Anda cukup minum 1 gelas ramuan setiap hari dan semua kotoran,
garam & racun yang menumpuk akan keluar melalui air seni.

Manfaat Lain Daun Seledri Untuk Kesehatan dan pengobatan tradisional
Selain sebagai pembersih ginjal alami, manfaat daun seledri juga dapat digunakan sebagai bahan ramuan tradisional untuk mengatasi gangguan penyakit seperti: Menurunkan kolesterol, menyuburkan rambut, mengatasi rematik, mencegah kanker, mengobati sakit perut dan masih banyak lagi.
Daun seledri juga dapat dimanfaatkan untuk Kecantikan, misalnya saja sebagai pembersih minyak berlebih diwajah.
Caranya 3 batang seledri dicuci dan diiris tipis tipis, kemudian diseduh dalam gelas dan ditutup. Gunakan air hasil menyeduh daun seledri saat akan tidur malam dengan cara oleskan sari seledri ke wajah. Setelah kering, bilas wajah samapai bersih menggunakan air yang ditambah perasan jeruk nipis.

(Sumber: https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=487809411363132&id=191118197698923)